Jurnal Kesehatan Al-Irsyad
Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15 No. 1 (2022): Vol. 15, No. 1 Edisi Maret 2022

HUBUNGAN KONSUMSI SEDUHAN TEH HIJAU DENGAN PEWARNAAN EKSTRINSIK GIGI PADA KELOMPOK TANI DESA SINDANGKASIH KECAMATAN PURBARATU KOTA TASIKMALAYA

Samjaji Samjaji (Unknown)
Aan Kusmana (Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya)



Article Info

Publish Date
23 May 2022

Abstract

Pewarnaan ekstrinsik adalah pewarnaan yang terdapat pada permukaan gigi akibat pewarnaan pelikel dari luar. Pewarnaan ekstrinsik biasanya disebabkan oleh konsumsi minuman berwarna, merokok dan penggunaan obat-obatan tertentu. Salah satu minuman berwarna yang dapat menyebabkan pewarnaan ekstrinsik adalah teh. Jika konsumsi teh dilakukan secara rutin, zat warna dalam teh akan terdeposit pada plak dan lapisan biofilm pada permukaan email yang dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi. Salah satu kandungan teh hijau adalah katekin yang bersifat anti mikroba dan dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans yakni bakteri yang dapat menyebabkan karies gigi. Selain kandungan yang memberikan efek yang baik bagi kesehatan gigi, tetapi perlu diingat juga bahwa kandungan Chromogen dan tannin atau pigmen pada teh juga mudah menempel pada gigi sehingga dapat menimbulkan pewarnaan ekstrinsik pada gigi. Pewarnaan ekstrinsik secara tekstur merupakan tempat akumulasi sisa makanan dan plak yang dapat menimbulkan penyakit gigi dan jaringan penyangganya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsumsi seduhan teh hijau dengan pewarnaan ekstrinsik pada kelompok tani di Sindangkasi Desa Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Metode menggunakan rancangan cross sectional dengan pengisisan kuesioner dan pemeriksaan intra oral berupa pewarnaan ekstrinsik dengan menggunakan ukur menurut Shaw dan Murray pada kelompok tani yang berjumlag 56 orang. Hasil menunjukkan dengan kriteria sangat baik berjumlah 4 orang (7,14%), kriteria baik berjumlah 24 orang (42,86%), kriteria sedang berjumlah 17 orang (30,36%), kriteria buruk berjumlah 10 orang (17,86%) dan kriteria sangat buruk berjumlah 1 orang (1,78%). Simpulan tidak ada hubungan konsumsi teh hijau dengan pewarnaan ekstrinsik gigi pada kelompok tani Desa Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, dilihat dari uji statistik dimana p value 0,705

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jka

Publisher

Subject

Health Professions Nursing Public Health

Description

Al-Irsyad Health Journal is a journal that publishes articles or research results and critical analysis studies related to nursing, midwifery and physiotherapy problems. Al-Irsyad Health Journal is published by STIKES Al-Irsyad Al-Islamiyyah Cilacap twice a year (March and September). The mission of ...