ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Vol 7 No 2 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology

PENGARUH FORTIFIKASI MINERAL MAGNESIUM DAN SULFUR DALAM PAKAN DOMBA LOKAL TERHADAP KONSUMSI DAN KECERNAAN SERAT

Karim, Wahyu Abdul (Unknown)
Rahayu, Sri (Unknown)
Munasik, Munasik (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Aug 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh fortifikasi mineral Magnesium (Mg) dan Magnesium (Mg) + Sulfur (S) dalam pakan terhadap konsumsi dan kecernaan serat kasar pakan domba lokal, dan dilaksanakan pada 16 Mei - 18 September 2024. Materi yang digunakan yaitu 18 ekor domba lokal jantan berumur 10-12 bulan dengan bobot badan rata-rata 24,2 ± 2,2 kg. Pakan basal yang diberikan terdiri dari jerami padi amoniasi (JPA) dan konsentrat dengan perbandingan 25% : 75%, pemberian berdasarkan 4,5% bahan kering (BK) dari bobot badan. Metode yang digunakan adalah eksperimen in vivo dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola satu arah. Tiga perlakuan diuji, yaitu P1 = Jerami Padi Amoniasi (JPA) (25%) + konsentrat (75%), P2 = P1 + Mg (0,005%) dari Bobot Badan (BB) domba, P3 = P2 + S (0,83%) dari Bahan Kering (BK) pakan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali. Variabel yang diukur yaitu konsumsi dan kecernaan serat kasar (SK), data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi mineral Mg dan Mg + S tidak meningkatkan konsumsi serat kasar secara signifikan (P>0,05) dengan rata-rata konsumsi adalah (P1) 121,42 ± 22,99 g/ekor/hari, (P2) 133,71 ± 15,43 g/ekor/hari, dan (P3) 147,70 ± 31,96 g/ekor/hari. Fortifikasi mineral Mg dan Mg + S tidak meningkatkan kecernaan serat kasar secara signifikan (P>0,05) dengan rata-rata kecernaan adalah (P1) 72,59 ± 1,45 %, (P2) 72,05 ± 3,23 %, dan (P3) 64,98 ± 10,57 %. Fortifikasi mineral Magnesium 0,005% dan Sulfur 0,83% dalam pakan belum mampu meningkatkan kecernaan serat kasar (SK) domba lokal.

Copyrights © 2025