Kecerdasan spiritual dan emosional merupakan kemampuan yang penting dalam proses penyembuhan penyalahgunaan narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dzikir spiritual dan emosional model (SPIEM) terhadap kecerdasan spiritual dan emosional pasien rehabilitasi narkoba di Rumah Sakit Bhayangkara Prof. Awaloedin Djamin Semarang. Sebanyak 34 anggota Polri menjalani rehabilitasi narkoba terlibat dalam penelitian quasi eksperimen dengan rancangan penelitian multiple intervention design. Intervensi psikoedukasi meliputi teaching, guiding, dan environment yang dilakukan dalam 3 fase yaitu minggu pertama dzikir jaher, minggu kedua dzikir sirr dan minggu ketiga dzikir ruh dan fi’ly, dengan durasi masing-masing fase adalah 7 x 90 menit. Hasil uji regresi berganda menunjukkan dzikir djaher dan dzikir ruh berpengaruh signifikan terhadap kecerdasan spiritual (p < 0.005), sedangkan dzikir sirr tidak berpengaruh terhadap kecerdasan spiritual (p > 0.005). Peningkatan kecerdasan spiritual pasien rehabilitasi narkoba setelah mendapatkan intervensi dzikir djaher sebesar -0.786, sedangkan perbaikan kecerdasan spiritual sebanyak 1.920 setelah intervensi dzikir ruh. Pasien rehabilitasi sesudah mendapatkan intervensi dzikir ruh mengalami perbaikan kecerdasan emosional sebesar 1.204. Dzikir dapat memberikan ketenangan dalam pikiran sehingga mampu menjaga kestabilan emosi dan menurunkan tingkat stress pada pasien rehabilitasi narkoba.di Rumah Sakit Prof Dr Awaludin Semarang.
Copyrights © 2022