Unstable Angina Pectoris adalah istilah untuk menggambarkan nyeri atau ketidaknyamanana pada dada karena penyakit arteri koronari dan biasanya digambarkan sebagai rasa tertekan, seperti diremas, terasa berat dan nyeri. Menurut WHO pada 2019, dari 10 penyebab kematian teratas, pembunuh pertama terbesar didunia adalah penyakit jantung iskemiksebanyak 16% dari total kematian dunia (55% dari 55,4 juta kematian dunia). Tujuan karya ilmiah ini untuk menganalisis keefektifan pemberian terapi relaksasi Benson pada asuhan keperawatan pasien nyeri dada dengan Unstable Angina pectoris serta menganalisis penurunan skala nyeri dada setelah dilakukan terapi Benson. Metode penulisan ini adalah deskriptif analitik menggunakan pendekatan studiakasus. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Sampel yang diambil yaitu 1 orang klien dengan masalah nyeri dada. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi dan penulis mengelola 1 kasus dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Hasil dari asuhan keperawatan yang diberikan pada diagnosa nyeri akut ini diantaranya pemberian terapi non farmakologi yaitu dengan Intervensi teknik relaksasi Benson yang dilakukan 30 menit perhari selama 2 hari dan terjadi penurunan skala nyeri dari skala 4 ke skala 2 (skala 0-10).
Copyrights © 2023