Infeksi pernapasan menjadi penyebab utama peningkatan mortalitas dan morbiditas pada balita yang dapat mengakibatkan gangguan sistem pernapasan bahkan kematian, hampir 4 juta meninggal karena infeksi pernapasan, sehingga diperlukan penanganan farmakologis dan tindakan suportif untuk membantu vasodilatasi dan bersihan jalan napas dengan fisioterapi dada disertai minum air hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fisioterapi dada disertai minum air hangat terhadap bersihan jalan napas pada balita ISPA di UPTD Puskesmas Citarik. Jenis penelitian menggunakan Pre Experimental Designs dengan jenis Static Group Comparison dengan Populasi 424 balita. Sampel berjumlah 54 balita berusia 3-5 tahun dengan kelompok intervensi 27 responden dan kelompok kontrol 27 responden. Teknik pengumpulan data dengan lembar observasi bersihan jalan napas. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji Mann-Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh fisioterapi dada disertai minum air hangat terhadap bersihan jalan napas pada balita ISPA di UPTD Puskesmas Citarik (P-value = 0.00), dengan hasil sebagian besar bersihan napas pada balita dengan ISPA bersih. Fisioterapi dada disertai air minum hangat bermanfaat membantu mengatasi permasalahan bersihan jalan napas pada balita yang mengalami ISPA.
Copyrights © 2022