Masalah kesehatan mental memang masih menjadi masalah utama dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi anak yang mengalami gangguan kesehatan mental, salah satunya pada kasus anak yang mengalami stunting. Stunting pada balita harus mendapatkan perhatian khusus karena selain menghambat pertumbuhan fisik, perkembangan mental serta status kesehatan anak. Anak yang mengalami stunting secara fisik mempunyai postur tubuh yang pendek, hal ini yang menjadi penyebab utama anak tersebut beresiko mendapatkan stigma negatif baik dari teman ataupun masyarakat disekitarnya. Dengan kondisi tersebut dikhawatirkan memberikan dampak pada kesehatan mental pada anak yang mengalami stunting karena anak merasa kurang percaya diri terhadap kondisi badan yang tidak sama dengan teman seumurannya. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara stigma pada anak stunting terhadap status kesehatan mental. Penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan pendekatan crosssectional, jumlah sampel sebanyak 113 responden teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling probability. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan dianalisis menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma pada anak stunting berhubungan dengan kesehatan mental dengan nilai p-value 0,001.
Copyrights © 2022