Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) memberikan dampak yang positif terhadap mahasiswa yang mengikuti. Di sisi lain, PMM juga memberikan beban kerja mental bagi mahasiswa karena beradaptasi dengan cara pengajaran maupun penugasan dari universitas yang berbeda dengan universitas asal. Metode yang digunakan dalam pengukuran beban kerja mental adalah NASA-TLX dan DRAWS. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan diketahui bahwa kebutuhan waktu dan time pressure menjadi indikator yang paling penting dalam mempengaruhi beban kerja mental. Rekomendasi yang diberikan adalah kemampuan mahasiswa dalam time management dan andil dari universitas asal dalam memberikan kebijakan terkait pengambilan SKS bagi mahasiswa PMM serta peran aktif dari dosen pendamping akademik dalam memberikan saran terkait studi yang dilakukan oleh mahasiswa.
Copyrights © 2022