Fenomena dari penelitian ini yaitu Kinerja Guru SMA negeri se Kota Pekanbaru sangat rendah tergambar dari Ujiian Kompetensi awal yang merupakan syarat untuk Sertifikasi SMA Negeri se Kota Pekanbaru dengan jumlah peserta sebanyak 18.125 Orang, dan hanya sekitar 51,53% yang telah Lulus Ujian Kompetensi dan Guru SMA Negeri yang telah Sertifikasi sebanyak 566 Orang dalam tahun 2010 sampai 2013 yaitu sebesar 64,32%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru secara parsial maupun bersama-sama terhadap motivasi kerja guru. Untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru dan motivasi kerja guru secara parsial maupun bersama-sama terhadap kinerja guru. Populasi dalam penelitian ini berjumlah sebesar 880 guru SMA Negeri di Kota Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey deskriptif dan survey eksplanatori dengan ukuran sampel minimum sebesar 275 responden, serta metode analisis data yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) dengan tool analisis data Lisrel 8.70. Berdasarkan hasil penelitian, maka didapatkan temuan sebagai berikut: Kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru baik secara parsial maupun bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja guru dengan kontribusi sebesar 46% dan 54% dipengaruhi oleh variabel di luar variabel Kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi guru. Secara parsial kompetensi guru paling dominan mempengaruhi motivasi kerja guru. Kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru dan motivasi kerja guru baik secara parsial maupun secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 55% dan 45% dipengaruhi oleh variabel selain variabel kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi guru dan motivasi kerja guru. Secara parsial motivasi kerja guru paling dominan mempengaruhi kinerja guru. Implikasi hasil penelitian ini adalah bahwa kinerja guru SMA Negeri di Kota Pekanbaru terutama pada kinerja perencanaan pembelajaran akan mampu ditingkatkan jika SMA Negeri di Kota Pekanbaru mampu meningkatkan motivasi kerja guru terutama pada motivasi berprestasi, di mana motivasi kerja guru akan meningkat apabila SMA Negeri di Kota Pekanbaru mampu meningkat Kompetensi Guru terutama pada kompetensi profesional dan Kepemimpinan Kepala Sekolah terutama pada kepemimpinan afektif.
Copyrights © 2022