Kamus cetak Bahasa Arab mulai terancam eksistensi dan relevansinya sebagai dampak kemajuan teknologi di era digital ini. Kamus Bahasa Arab digital yang semakin marak berpotensi mengesampingkan penggunaan kamus cetak yang terkesan tidak praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap eksistensi kamus cetak Bahasa Arab yang seolah tergerus di tengah maraknya era kamus digital. Penelitian ini merupakan survey pada mahasiswa yang dipilih secara acak dan teknik deskriptif sebagai metode analisis. Responden berjumlah 100 mahasiswa dari 3 universitas yang berbeda, yaitu: UIN Raden Intan Lampung, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kamus digital dinilai lebih efektif dibandingkan kamus cetak oleh mayoritas mahasiswa dari segi penggunaannya. Namun eksistensi kamus cetak masih sangat diperlukan di era digital ini khususnya sebagai simbol historis dan sarana pembelajaran leksikologi yang harus tetap dilestarikan pada era digital.
Copyrights © 2023