Mahasiswa kedokteran dikenal sebagai mahasiswa dengan tuntutan pendidikan yang berat. Sebagai syarat kelulusan, mahasiswa memiliki kewajiban untuk menyelesaikan tugas akhir yaitu skripsi. Banyak mahasiswa yang mendapati kesulitan dalam pengerjaan skripsi yang kemudian berkembang menjadi perasaan negatif dan menimbulkan masalah seperti cemas. Strategi koping sangat berperan bagaimana mengendalikan cemas tersebut. Adapun salah satu kecerdasan yang mampu memberikan pengaruh untuk respons perilaku ketika berhadapan pada permasalahan yang menimbulkan cemas adalah adversity quotient (AQ). Tingkat AQ yang lebih tinggi, mengakibatkan tingkat cemas yang individu alami lebih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan AQ dengan tingkat cemas pada mahasiswa bimbingan skripsi FK Unimus. Penelitian ini termasuk observasional analitik, pendenkatan corss sectional. Populasi yang ditentukan berupa mahasiswa bimbingan skripsi FK Unimus angkatan 2019 yang diambil melalui total sampling berjumlah 128. Analisis data mempergunakan uji korelasi rank spearman, signifikan jika p<0,05. Hasil uji korelasi rank spearman memperlihatkan p-value = 0,000 (p < 0,05) serta memiliki koefisien relasi (r) yaitu r = - 0,612. Terdapat hubungan kuat antara AQ dengan tingkat cemas pada mahasiswa bimbingan skripsi FK Unimus angkatan 2019 dengan arah korelasi negatif, semakin tinggi AQ maka semakin rendah tingkat cemas yang dialami.
Copyrights © 2023