Pembangunan rumah maupun Gedung di kawasan kampus II Insitut Teknologi padang membawa dampak positif dan negatif, salah satu dampak negatif yang ditimbulkan yaitu berubahnya tata guna lahan. Lahan terbuka hijau yang berfungsi sebagai daerah resapan air, berubah dengan bertambah banyaknya pembangunan rumah. Semakin sedikit lahan terbuka hijau yang berfungsi untuk mengalirkan air ke dalam tanah serta berapa nilai laju infiltrasi di lapangan. Berdasarkan masalah tersebut penulis melakukan penelitian yang berjudul ‘Studi Eksperimen Pengukuran Laju Infiltrasi pada Lahan Resapan Kampus II Institut Teknologi Padang’’’’. Dengan menggunakan metode menggunakan Microsoft Excel. Yaitu Metode Horton. Setelah pengujian dan pengolahan data di dapatkan nilai laju infiltrasi rata-rata dari dua metode yang digunakan dalam analisi data, hasil perhitungan Metode Metode Horton sebesar 0.000209 cm/menit, dari kedua analis metode dapat diklasifikasikan nilai laju infiltrasi termasuk (Zona E) sangat rendah. Nilai laju infiltrasi dengan klasifikasi daerah resapan yang sangat rendah menyebabkan bahwa pada saat curah hujan yang sebagian besar akan menjadi limpasan dan genangan dipermukaan. Hal ini juga dipengaruhi oleh kedalaman genangan, kelembaban tanah, intensitas hujan, tanaman penutup dan sifat fisik tanah.Kata kunci: Hubungan Laju Infiltrasi, Sand Cone , Tinggi genangan
Copyrights © 2023