Partisipasi publik yang rendah di masyarakat menjadi hal yang selalu mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Pelajar sebagai generasi muda menjadi pihak yang harus didorong sebagai pioneer untuk dapat meningkatkan partisipasi publik. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah metode sinkronus yang dilakukan secara daring. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bahwa terdapat peningkatan pengetahuan pelajar SMA tentang urgensi partisipasi publik bagi pemerintahan serta peningkatan keterampilan penggunaan aplikasi “LAPOR”, hal tersebut menjadi modal awal yang berdampak pada peningkatan partisipasi publik pelajar SMA.
Copyrights © 2023