Dengan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup semakin meningkat secara global. Green consumption (konsumsi hijau) telah meningkat menjadi tren global, yang membuat urgensi pada perusahaan untuk lebih ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan konsumen baru ini. Instagram sebagai media sosial berkontribusi pada tren ini sebab Instagram adalah platform yang populer banyak digunakan oleh para influencer lingkungan dan perusahaan dalam promosi untuk membentuk sikap konsumen menjadi perilaku yang lebih sadar lingkungan. Penelitian ini menerapkan Theory of Planned Behavior (TPB) untuk menjelaskan dampak Instagram sebagai platform di media Sosial terhadap motivasi (altruisme dan egoisme) dan intensi dalam green consumption (konsumsi hijau). Berdasarkan survei online dikembangkan untuk mengukur model konseptual yang diusulkan. Reliabilitas dan validitas konstruk reflektif diuji dengan menggunakan teknik pemodelan partial least squares (PLS). Hasil menunjukkan pentingnya instgram pada sikap konsumen, norma subyektif, motivasi altruistik dan egois, serta dampak sebagai anteseden intensi dalam green consumption (konsumsi hijau). Hasil menerangkan bahwa faktor eksternal seperti media sosial sebagai sumber informasi, memiliki peran penting dalam pembentukan motivasi konsumen dan intensi dalam green consumption (konsumsi hijau). Temuan ini relevan bagi pemasar dan perusahaan untuk menerapkan strategi komunikasi yang lebih baik di media sosial untuk meningkatkan motivasi dan intensi pembelian terhadap produk green (ramah lingkungan).
Copyrights © 2023