Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan usahatani padi organik sri dan usahatani padi anorganik di Kecamatan Wasuponda Kabupaten Luwu Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Pemilihan sampel untuk Padi Anorganik berdasarkan karakteristik responden yaitu berasal dari lokasi kecamatan yang sama dengan petani padi organik SRI. Adapun sampel dari petani padi organik SRI dengan jumlah populasi sebesar 198 orang petani diambil sampel sebanyak 30 orang dan 30 orang petani Padi Anorganik. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan kelayakan usaha. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa usahatani padi organic SRI dan usahatani padi Anorganik layak dan menguntungkan untuk diusahakan. Jika ingin dibandingkan maka pendapatan usahatani Orgaik Sri lebih menguntungkan dari pada usahatani padi Anorganik dilihat dari nilai R/Cyang diperoleh. Nilai pendapatan usahatani padi organic SRI sebesar Rp 28.886.315,- Dan pendapatan petani padi Anorganik sebesar Rp 17.490.705,-
Copyrights © 2022