Tujuan tulisan ini membahas Gerakan Tungku Api, yang digagas oleh Mgr. John Philip Saklil, sebagai sebuah gagasan teologi kontekstual model antropologi. Gerakan Tungku Api ini merupakan sebuah gerakan keuskupan Timika, Papua dalam berpastoral secara kontekstual, sesuai dengan kondisi umat setempat. Melalui metode kualitatif yang menerapkan analisis deskriptif, tulisan ini menunjukkan bahwa Gerakan Tungku Api dapat menjadi dasar bagi umat di Papua untuk menjaga tanah dan menjadikannya sebagai sumber penghidupan. Diharapkan melalui gerakan ini kehidupan umat bisa lebih baik.
Copyrights © 2023