Pelayanan terhadap kalangan lanjut usia yang dilakukan oleh Muhammadiyah Senior Care (MSC) terimplementasi dalam beragama kegiatan yang dievaluasi secara berkala. Standar kegiatan yang dilakukan mengacu pada ketetapan pelayanan yang dicanangkan oleh pemerintah melalui undang-undang. Penilaian terhadap kegiatan dan evaluasi pasca implementasi menjadi tujuan dari penelitian ini. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data menggunakan post-implementation review. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari kegiatan pelayanan lanjut usia dan evaluasi yang dilakukan oleh MSC Kota Probolinggo. Penelitian ini menemukan implementasi pelayanan mengacu pada prosedur operasional dalam bentuk pemeriksaan kesehatan, kerohanian, konseling, usaha kreatif, dan rekreasi. Sedangkan evaluasi diarahkan pada laporan kegiatan dan keuangan. Kegiatan yang bersifat terpusat dengan mengabaikan pada kebutuhan lokal lansia berdampak kurang efektifnya proses pelayanan. Beberapa kegiatan dinilai tidak berjalan yang diakibatkan ketidaksesuaian fisik dan usia. Hambatan ini justru tidak ditemukan dalam proses evaluasi yang hanya memfokuskan pada penyerapan anggaran. Fenomena ini menjadi temuan penting yang dihasilkan penelitian ini yang menunjukkan ketimpangan gagasan pelayanan terhadap lansia dengan realitas yang berlangsung di lapangan. Upaya perbaikan dengan melibatkan pimpinan lokal dan evaluasi yang mengacu pada kebutuhan lansia menjadi rekomendasi yang dihadirkan dalam penelitian ini. Temuan ini menjadi urgen untuk mengatasi problem mendasar lansia yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya, sehingga program yang bersifat sentralistis terbukti tidak sesuai. Kata Kunci: Lanjut Usia, Muhammadiyah Senior Care, Evaluasi Program Services for the elderly carried out by Muhammadiyah Senior Care (MSC) are implemented in religious activities that are evaluated regularly. The standard of activities carried out refers to the service provisions launched by the government through the law. Assessment of activities and post-implementation evaluation are the objectives of this research. This research uses qualitative methods with data analysis techniques using post-implementation review to achieve these objectives. The data sources used in this study came from elderly service activities and evaluations conducted by MSC Probolinggo City. This study found that the implementation of services refers to operational procedures like health checks, spirituality, counseling, creative efforts, and recreation. At the same time, evaluation is directed at activity and financial reports. Centralized activities that ignore the local needs of the elderly have an impact on the ineffectiveness of the service process. Some activities are considered not running due to physical and age incompatibility. This obstacle was not found in the evaluation process, which only focused on budget absorption. This phenomenon is an important finding produced by this research which shows the discrepancy between the idea of services for the elderly and the reality in the field. Improvement efforts by involving local leaders and evaluations that refer to the needs of the elderly are recommendations presented in this study. This finding becomes urgent to overcome the fundamental problems of the elderly that differ from region to region so that centralized programs are proven inappropriate. Keywords: elderly, Muhammadiyah Senior Care, program evaluation.
Copyrights © 2022