Mesin merupakan sebuah fasilitas utama yang harus tersedia dalam sebuah proses produksi. Dengan menggunakan mesin, maka perusahaan dapat menekan tingkat kegagalan produk. Mesin merupakan faktor utama serta merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap proses produksi. Dengan menggunakan mesin, maka perusahaan dapat menekan tingkat kegagalan produk serta dapat mencapai ketepatan waktu dalam menyelesaikan produknya sesuai dengan permintaan pelanggan. Berdasarkan hasil observasi awal ditemukan bahwa terdapat permasalahan dalam proses pemeliharaan mesin di PT. Paku Payung Garut. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh maintenance atau pemeliharaan terhadap proses produksi pada PT. Paku Payung Garut. Metode yang akan digunakan adalah metode random sampling dimana peneliti mengambil data responden atau karyawan penanggung jawab mesin di PT. Paku Payung Garut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan, penelitian lapangan, observasi dan wawancara. Dari data yang terkumpul dilakukan pengolahan data menggunakan korelasi, koefisien determinasi, uji F, uji t, uji regresi linear sederhana dan uji heteroskedastis. Adapun hasilnya didapatkan bahwa maintenance (X) berjalan dengan cukup baik, kelancaran proses produksi (Y) secara keseluruhan berjalan cukup baik. Sedangkan secara parsial maintenance berpengaruh positif terhadap proses produksi. Hal tersebut dapat diperkuat dengan F hitung (343,829) > F tabel (3,96).
Copyrights © 2023