Minat berkunjung pada wisatawan dapat terjadi ketika adanya pengaruh dari dalam bisa kemauan untuk berkunjung, motivasi untuk liburan sedangkan pengaruh dari luar bisa dari bujukan teman, adanya situasi yang mengakibatkan wisatawan tersebut datang untuk berkunjung. Minat berkunjung yang dapat diartikan sebagai Minat Beli erat hubungannnya dengan dalam menerapkan promosi bagi para calon konsumen dalam hal ini wisatawan. Demikian juga dengan kualitas pelayanan, agar konsumen dapat merasakan kenyamanan ketika berkunjung pada akhirnya menimbulkan minat berkunjung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh promosi melalui media sosial dan kualitas pelayanan terhadap Minat Berkunjung pada TWA Gunung Papandayan Metedologi penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wisatawan yang berkunjung pada TWA Gunung Papandayan sebanyak 68 responden dengan menggunakan teknik non propabilitiy sampling dengan jenis random sampling. teknik analisis data menggunakan instrumen uji validitas, reabilitas, koefesiens korelasi, korelasi berganda, determinasi, uji T dan uji f dengan menggunakan aplikasi Stastical Packege For The Sciences (SPSS)26 For Windows Hasil pengolahan data yang di peroleh dari uji korelasi bahwa promosi melalui media sosial dan kualitas pelayanan mempunyai pengaruh sangat sedang terhadap minat brkunjunhg wisatawan dengan nilai 0,483 dan koefesien dterminasi sebesar 23 % sisanya di pengaruhi faktor-faktor lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini. Berdasarkan dari uji F terdapat pengaruh positif dan signifikan antar promosi melalui media sosial dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung sebesar 0,000 berarti sig < 0,05 dan nilai F hitung 9,889 > 3,13 .
Copyrights © 2023