Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M merupakan salah satu fasilitas kesehatan di Kota Banda Aceh yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan dalam memberikan layanannya, salah satunya adalah bagi pasien rawat jalan. Sistem layanan BPJS Kesehatan yang diterapkan pada RSUD M masih belum optimal, di antaranya proses verifikasi data pasien yang berulang pada bagian administrasi dan kehadiran dokter yang tidak dapat diprediksi sehingga waktu pelayanan menjadi lama. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan proses bisnis pelayanan rawat jalan di RSUD M dengan menggunakan pendekatan Business Process Management (BPM), notasi Business Process Modeling and Notation (BPMN), dimensi kualitas proses bisnis dari Devil’s Quadrangle, dan simulasi dengan Software Bizagi Modeler. Perbaikan proses bisnis dilakukan melalui 4 tahapan metode BPM, yaitu process identification, process discovery, process analysis dan process re-design. Hasil perancangan proses bisnis dengan BPMN untuk pelayanan rawat jalan diperoleh 86 aktivitas untuk as-is model dan 80 aktivitas untuk to-be model.Sementara itu, simulasi waktu menghasilkan total waktu layanan pada as-is model dan to-be model adalah 203 menit dan 144 menit. Sehingga, analisis yang dilakukan menggunakan Devil’s Quadrangle menghasilkan efisiensi waktu sebesar 29%, peningkatan fleksibilitas sebesar 6,9%, dan peningkatan kualitas sebesar 14,3%.
Copyrights © 2023