Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan serta perbandingan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan metode Profile Matching (PM) dalam sistem pendukung keputusan untuk menentukan kualitas kain pada PT. Central Texindo. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah harga, ketersediaan benang, daya serap kain, tekstur kain, kenyamanan dan kualitas benang. Dengan hasil uji sensitivitas dinyatakan bahwa metode Analytic Hierarchy Process (AHP) memiliki perubahan presentase sesitivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode Profile Matching (PM). Hal ini terlihat pada nilai uji senstivitas metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dengan presentase nilai perubahan sensitivitas sebesar 0,824805678 %, sedangkan pada metode PM presentase nilai perubahan sensitivitas sebesar -0,017%. Hasil pada metode AHP alternatif yang terpilih yaitu A1 dengan nama produk kain jenis Cotton 30’s Combed, sedangkan hasil pada metode PM alternatif yang terpilih yaitu A1 juga dengan nama produk kain jenis Cotton 30’s Combed, diketahui bahwa metode AHP relevan untuk menentukan kualitas kain pada PT. Central Texindo.
Copyrights © 2023