Pentingnya pendekatan keluarga dalam penatalaksanaan diabetes mellitus membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh baik secara klinis, personal, dan psikososial keluarga sehingga penatalaksanaan akan lebih komprehensif. Tujual dalam peneliatian ini merupakan penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient centered dan family approach. Metode studi ini adalah laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penujang dan kunjungan ke rumah untuk menilai lingkungan fisik. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Pasien mengeluhkan sering merasa lemas, mudah haus, lapar serta terdapat peningkatan frekuensi berkemih pada malam hari. Sebelumnya, pasien sudah didiagnosis diabetes melitus sejak tahun 2011. Pasien didiagnosis dengan diabetes mellitus berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. Pengetahuan pasien mengenai penyakit yang dideritanya kurang, serta pola berobat kuratif, pola makan tidak baik. Pengetahuan keluarga tentang DM masih rendah. Pada hasil akhir terdapat perubahan dalam pola makan dan aktivitas fisik pada pasien.
Copyrights © 2022