Prevalensi hiperkolesterolemia meningkat seiring dengan pertambahan usia pada usia 55-64 tahun yaitu sebesar 15,5% di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan pelayanan kedokteran keluarga berdasarkan evidence based medicine pada pasien dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta tatalaksana pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah dengan pendekatan patient centered, family approach dan community oriented. Studi yang dilakukan adalah Case Report. Data primer didapatkan dari anamnesis dan pemeriksaan fisik dengan melakukan kunjungan rumah, melengkapi family folder, dan berkas pasien yang diperoleh melalui wawancara. Penilaian diperoleh dari diagnosis holistik awal, proses, dan akhir kunjungan. Hasil penelitian ini yaitu melalui penatalaksanaan holistik berupa intervensi dengan menggunakan media poster, didapatkan penurunan kadar kolesterol menjadi 235 mg/dl dan adanya peningkatan pengetahuan, perilaku dan sikap pasien mengenai penyakitnya. Kesimpulan penelitian ini adalah penegakan diagnosis dan penatalaksanaan pada pasien telah dilakukan secara patient centered, family approach dan community oriented dengan pendekatan kedokteran keluarga. Pada proses perubahan perilaku, pasien sudah mencapai tahap trial.
Copyrights © 2022