Keluhan mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Satu diantara seribu kehamilan gejala-gejala ini menjadi lebih berat sedangkan di Indonesia diperoleh data ibu dengan hiperemesis gravidarum mencapai 14,8% dari seluruh kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh terapi air jahe terhadap mual muntah pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum di Puskesmas Rawat Inap Kota Karang Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Designs. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil hiperemesis gravidarum yang di rawat di Puskesmas Rawat Inap Kota Karang Bandar Lampung dengan jumlah sampel responden 31 ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan t-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata mual muntah sebelum dan sesudah pemberian terapi air jahe adalah; sebelum >8-10x/hari sedangkan rata-rata sesudah <2-5x/hari. Maka hasil uji statistik di atas didapatkan t hitung 68.897 > t tabel 5.710 dan nilai signifikansi lebih kecil dari taraf signifikansi 5% (p = 0.000 <0.05). Hasil riset ini dapat disimpulkan maka Ada pengaruh Terapi Air Jahe terhadap Mual muntah pada Ibu Hamil dengan Hiperemesis Gravidarum di Puskesmas Rawat Inap Kota Karang Bandar Lampung.
Copyrights © 2022