Corona Virus Disease-19 merupakan penyakit pernafasan ringan hingga berat yang disebabkan oleh kelompok virus ribonucleic acid dan dapat ditandai dengan adanya sindrom pernapasan akut parah serta sakit tenggorokan yang merupakan gejala penyerta pada 5% hingga 17,4% pasien COVID-19. Produk alami termasuk madu telah lama digunakan untuk pengobatan tradisional terutama di negara Asia. Madu merupakan zat cair dengan rasa manis yang dihasilkan oleh lebah madu dari butir-butir bunga tanaman. Sejumlah besar studi mengenai manfaat madu telah dilakukan dan dijelaskan bahwa madu memiliki sifat antioksidan, antivirus, antiinflamasi, dan dapat meredakan sakit tenggorokan. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dari jurnal internasional maupun nasional dari tahun 2012 sampai tahun 2022 yang bersumber dari database NCBI, Pubmed, Elsevier, dan GoogleScholar. Hasil literature review telah didapatkan bahwa kandungan madu memiliki efek antiinflamasi dan anti nyeri dengan melibatkan aktivitas siklooksigenase-2 serta efek antivirus dengan menghambat terjadinya pengikatan protein spike virus Corona dengan reseptor Angiotensin Converting Enzyme-2.
Copyrights © 2022