Di era globalisasi, streetwear merupakan salah satu tren fesyen yang menarik di dunia dalam beberapa waktu terakhir. Gaya yang bebas dan tidak memiliki aturan ini pun mengalami perubahan seiring dengan berjalannya waktu. Dari yang terkenal karena modenya yang sangat praktis hingga menjadi yang dihargai dari keaslian sebuah barang tersebut. Globalisasi memberikan perkembangan kepada budaya streetwear dan jika ditinjau melalui teori Interaksionisme Simbolik, simbol dari budaya sendiri telah berubah melalui maraknya interaksi di media sosial yang merubah simbol dan paradigma itu sendiri. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan Teknik analisis data Miles & Huberman, dengan menghadirkan data melalui wawancara tiga narasumber yang meberikan kesimpulan bahwa semakin berkembangnya era, dan semakin beragamnya simbol-simbol streetwear, membuat nilai original streetwear pun menjadi berkembang juga.
Copyrights © 2023