Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK)
2023: SNESTIK III

Sistem Monitoring Kualitas Udara Menggunakan Mikrokontroller ESP32 Dengan Sensor MQ2 Berbasis Internet of Things

Andiko Pridiantoko Putro (Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektro dan Teknologi Informasi ,Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Danu Arrival Hidayat (Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektro dan Teknologi Informasi ,Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Farras Fauzan Heratama (Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektro dan Teknologi Informasi ,Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Andy Dwi Cahyo (Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektro dan Teknologi Informasi ,Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Dhany Eka Yulian (Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektro dan Teknologi Informasi ,Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)
Yuliyanto Agung Prabowo (Teknik Elektro, Fakultas Teknik Elektro dan Teknologi Informasi ,Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya)



Article Info

Publish Date
22 Apr 2023

Abstract

Sistem pemantauan kualitas udara merupakan upaya yang dilakukan untuk memantau atau memantau kualitas udara pada suatu ruangan dengan bantuan sensor yang dapat membaca ketinggian udara menggunakan sensor MQ2 yang berfungsi untuk mendeteksi kebocoran gas di rumah dan industri. Sensor ini sesuai untuk mendeteksi H2, LPG, CH4, CO, Alkohol, Asap atau Propana. Pada proyek ini, sistem monitoring menggunakan mikrokontroler ESP 32 yang dilengkapi dengan modul Bluetooth dan juga Wi-Fi yang menawarkan banyak dukungan untuk aplikasi Internet of Things. Sistem pemantauan kualitas udara ini berbasis Internet of Things yang menggunakan 3 sensor MQ2 yang akan dipasang di setiap sudut ruangan untuk mengetahui kandungan udara suatu ruangan. Jika rata-rata sensor lebih besar dari ambang batas yang ditentukan, yaitu 1300 ppm, relai akan menghubungi kipas dan menyalakannya. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas udara di dalam ruangan buruk, sehingga diperlukan kipas ventilasi untuk membuang udara yang buruk. Sedangkan jika rata-rata sensor kurang dari 1300 maka relay akan menghubungi fan, udara dan fan akan berhenti. Dilakukan dua pengujian yaitu pada tanggal 24 dan 25 Januari 2023. Pada pengujian sensor hari pertama pada pukul 13.13 diperoleh data dari sensor 1 dengan nilai 731 ppm, sensor 2 dengan nilai 1678 ppm dan sensor 3 dengan nilai 589 ppm, sehingga rata-rata sensor menghasilkan 999 ppm yang kualitas udaranya dapat dikatakan baik karena berada di bawah batas yang ditentukan. Pada pengujian hari kedua pada pukul 13.57 didapatkan nilai sensor 1 dengan nilai 2096 ppm, sensor 2 dengan nilai 1125 ppm, dan sensor 3 dengan nilai 1294 ppm, sehingga rata-rata sensor adalah 1505 ppm, yang dikatakan kualitas udara buruk karena melebihi batas yang ditentukan. ditentukan pada 1300 ppm.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

snestik

Publisher

Subject

Computer Science & IT Electrical & Electronics Engineering

Description

Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) merupakan media publikasi atas makalah yang telah dikirimkan pada kegiatan seminar. Prosiding ini diterbitkan secara daring (media online) oleh Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya setiap tahun mengiringi ...