Pendahuluan: Faktor yang mempengaruhi kasus fluor albus pada remaja putri antara lain jamur, bakteri, virus, dan parasit. Hal ini juga dapat dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan dan informasi remaja mengenai fluor albus, akses kesehatan yang kurang memadai dan pemeliharaan kesehatan organ reproduksi wanita yang kurang baik. Metode: penelitian kuantitatif dan observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja putri yang berkunjung ke wilayah kerja Puskesmas Wonogiri pada bulan Januari sampai Maret tahun 2021 sebanyak 164 orang. Sampel yang diambil sebanyak 116 responden dengan menggunakan proportional random sampling. Hasil: analisis data menunjukkan ada hubungan higiene genital dengan kasus fluor albus remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Wonogiri Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2021 dengan OR 2.821. Simpulan: Responden dengan higiene genital yang buruk mengalami perubahan ganda menjadi fluor albus. Peneliti mengharapkan responden untuk meningkatkan kebersihan alat kelaminnya dengan penyuluhan kesehatan.
Copyrights © 2023