Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos kotoran kambing aerob dan anaerob pada berbagai dosis terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nusery. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian milik masyarakat Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta pada bulan Februari sampai Mei 2022. Penelitian ini menggunakan faktor tunggal yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor. Perlakuan yang digunakan yaitu ; K0: tanpa kompos + pupuk kimia (NPK dan Urea) sebagai kontrol, K1: kompos kotoran kambing aerob 50 g, K2: kompos kotoran kambing aerob 150 g, K3: kompos kotoran kambing aerob 300 g, K4: kompos kotoran kambing anaerob 50 g, K5: kompos kotoran kambing anaerob 150 g, K6: kompos kotoran kambing anaerob 300 g. Hasil analisis menunjukkan bahwa berbagai dosis pupuk kandang kambing aerob dan anaerob serta pupuk kimia tidak atau sedikit berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre-nursery, namun keduanya memiliki efek yang sama atau serupa. Untuk bibit kelapa sawit, dosis 50 g aerob sudah cukup untuk pertumbuhan yang baik.
Copyrights © 2023