Cermin Dunia Kedokteran
Vol. 45 No. 2 (2018): Urologi

Kombinasi Metoklopramid Intravena dan Klorpromazin Oral untuk Tatalaksana Persistent Hiccups di Fasilitas Layanan Primer

Fatwiadi Apulita Ginting (Puskesmas Pendang, Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Feb 2018

Abstract

Cegukan (hiccup) atau singultus merupakan fenomena sehari-hari, biasanya ringan, dan dapat sembuh sendiri, namun bila berlangsung terus-menerus dapat menimbulkan tingkat morbiditas yang bermakna bahkan kematian. Penanganan ditujukan untuk mengatasi gejala dan penyebabnya. Terapi dapat berupa farmakologis ataupun non-farmakologis. Kasus persistent hiccup pada laki-laki berusia 22 tahun dapat diatasi dengan kombinasi 10 mg metoklopramid IV dan 50 mg klorpromazin oral di fasilitas layanan primer.   Hiccups or singultus are common phenomenon in daily life, usually benign and self-limiting, however prolonged attacks are associated with significant morbidity even death. Therapy is directed towards symptoms and the cause. Treatment may be pharmacologic or non-pharmacologic. A 22 year-old male with persistent hiccups was managed succesfully in primary care setting with 10 mg intravenous metoclopramide plus 50 mg oral chlorpromazine.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...