Pembangunan Talud di Daerah Kertosari dibagi menjadi 4 segmen dengan ipanjang talud segmen 1 STA i0+000 i– STA 1+600 dengan tinggi talud 2M, segmen 2 STA 0+00 – STA 0+200 dengan tinggi talud 2M, segmen 3 STA 0+000 – STA 0+200 dengan tinggi talud 3M , segmen 4 STA 0+000 – STA 0+200 dengan tinggi talud 3 M dan nilai proyek sebesar Rp 15,250,000,000,- (Lima Belas Milyar Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah). Tujuan dari penelitian yang ingin dicapai dari pelaksanaan penelitian tesis yang dilakukan di proyek ini adalah mengidentifikasi dampak risiko se-bagai ancaman yang berdampak pada proyek pembangunan talud dan respon risiko yang tepat pada proyek pembangunan talud. Metode House of Risk memiliki 2 tahapan analisa yaitu dalam proses analisis risi ini menggunakan HOR fase 1, yang berfokus pada proses identifikasi risiko yang meliputi agen risiko serta kejadian risiko. Data yang telah diperoleh dalam studi kasus ini diambil dari proyek pembangunan Talud Kertosari, Bambar dan Ganefo berlokasi di Sentani Kabupaten Jayapura yang melibatkan kontraktor, ketiga proyek tersebut sebagai responden. Pelaksana dan presentase terkecil adalah 12,1% yaitu Direktur, Project Manager dan Site Manager. Usia responden yang mendominasi dalam penelitian ini berumur > 30 ta-hun. Masa kerja responden yang mendominasi dalam penelitian ini adalah 1 – 5 tahun dengan jumlah presentase 87,9%.
Copyrights © 2023