Sistem pengisian pada kendaraan berfungsi sebagai penyedia kebutuhan listrik kendaraan dan pengisian akumulator. Pada sistem pengisian terdapat regulator tegangan yang berfungsi menstabilkan tegangan output dari alternator sebagai penyuplai tegangan utama. Ada dua jenis regulator tegangan yang digunakan pada kendaraan yaitu ic regulator dan modul cut out, yang memiliki karakteristik dan peforma yang berbeda. Ic regulator merupakan pengatur tegangan yang berupa rangkaian komponen elektronika.Sedangkan modul cut out merupakan regulator tegangan yang bekerja dengan memanfaatkan kuat medan magnet untuk menggerakkan titik poin. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa dari modul cut out dan modul regulator dengan menggunakan microcontroller pada kendaraan Mazda 616 dengan mengukur tegangan output dari masing- masing regulator tegangan.Pada penelitian ini dirancang modul penyetabil tegangan dengan menggunakan AVR Atmega 16 sebagai controllernya. Dan sensor output dari alternator yang kemudian memberikan feedback untuk mengatur tegangan pada rotor alternator agar output yang dihasilkan alternator stabil. Dari uji coba yang telah dilakukan kinerja dari microcontroller lebih baik daripada modul cut out.
Copyrights © 2019