Hakekat manusia dalam konsep Islam adalah makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT, memiliki berbagai potensi untuk tumbuh berkembang menuju kepada kesempurnaan. Konsep Islam dalam Al-Quran tentang hakekat manusia berdasarkan ungkapan kata al-basyar, al-insan, an-nas, dan bani Adam atau dzuriyyat Adam, sebagaimana disebutkan di atas memberikan gambaran keseimbangan antara hak dan kewajiban manusia sebagai individu, sosial, budaya, dan makhluk Allah SWT. Kondisi demikian menempatkan manusia secara seimbang antara teosentris dan antroposentris. Konsepsi tentang manusia tersebut apakah sudah dipahami secara baik dan dalam sebuah lembaga pendidikan? Riset lapangan ini menganalisis implementasi konsep hakikat manusia menurut Al-Qur’an pada penyelenggaraan pendidikan di Sekolah Tingga Agama Islam (STAI) Al-Azhar Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STAI Al-Azhar Pekanbaru dalam statutanya yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan Islam yang dilaksanakan telah sesuai dengan konsepsi manusia menurut Al-Qur’an. Konsep yang menjadi muatan penyelenggraan pendidikan oleh STAI Al-Azhar Pekanbaru yang dirumuskan dan dilaksanakan adalah (1) Penyelenggaraan sistem pendidikan dalam pengembangan kesatuan qalbiyah dan aqliyah menuju manusia yang cerdas dan berakhlak; (2) Pengembangan potensi yang dimiliki manusia sehingga melahirkan hard skills dan soft skills secara maksimal; (3) Pengembangan pendidikan terpadu antara ilmu pengetahuan dan budaya Islam; (4) Pengembangan teori dengan memperhatikan aspek kewahyuan, empirik, dan filosofis; (5) Partisipasi aktif pada pengabdian masyarakat. Kata Kunci: Implementasi, Manusia, Al-Qur’an
Copyrights © 2022