Kematian saat proses persalinan menjadikan masyarakat memiliki paradigma bahwa persalinan itu merupakan pertaruhan hidup dan mati seorang ibu. ibu hamil yang sedang menghadapi persalinan di Puskesmas Modayag, diketahui bahwa 3 dari 5 orang ibu hamil mengakui tidak siap menghadapi persalinan karena kekhawatian biaya persalinan dan tidak memiliki BPJS, serta dukungan keluarga yang tidak maksimal seperti tidak adanya pendampingan. Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dukungan keluarga dan jaminan sosial (BPJS) terhadap kesiapan ibu hamil mengahdapi persalinan. Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif-kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 31 orang Sampel sebanyak 31 orang, ditentukan dengna metode sampling jenuh. Analisis data menggunakan Chi Square (α=0.05). Penyajian data menggunakan tabel disertai penjelasan secara deskripif. Dukungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan terhadap kesiapan ibu menghadapi proses persalinan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,032 (< α 0,05). kepemilikan jaminan sosial memiliki hubungan yang signifikan terhadap kesiapan ibu menghadapi proses persalinan, dengan tingkat signifikansi sebesar 0,001 (< α 0,05). disimpulkan bahwa dukungan keluraga dan jaminan sosial khsusunya kesehatan, berhubungan dengan kesiapan ibu hamil menjalani peroses persalinan, karena meningkatkan rasas percaya diri dan rasa nyaman ibu baik pada saat hamil maupun pada proses persalinan.
Copyrights © 2023