Penelitian ini dilaksanakan dalam rangka untuk menenetukan Tingkat Kerusakan Jalan dengan menggunakan metode IRI (International Roughness Index) dengan menggunakan alat roughness meter NAASRA. Analisis mengunakan data Survey yang dilakukan oleh BP2JN Pemrov Sumatera Utara pada ruas jalan Medan – Tebing Tinggi Km. 75 sepanjang 5 (lima) kilometer, tepatnya di jalan setiabudi, dengan menggunakan metode NAASRA. Indikasi tingkat kerusakan jalan ditentukan melalui nilai IRI. Perolehan nilai IRI (International Roughness Index) dilakukan melalui hasil kalibrasi alat NAASRA selanjutnya dihitung dengan persamaan korelasi R2, melalui persamaan IRI y=a1x+a2. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa ruas Jalan Setiabudi mengalami kerusakan sepanjang 4.000 meter (80%) dengan rata-rata nilai IRI = 11-13. Sedangkan sisanya sepanjang 1.000 meter berada dalam kondisi sedang, dengan nilai IRI=8. Dari jalan yang rusak tersebut diketahui bahwa ada 1.000 meter, berada dalam kondisi rusak berat dan harus segera mendapat penanganan berupa rekonstruksi.
Copyrights © 2022