Pemanfaatan teknologi digital memberikan dampak pada saat melakukan pelayanan terhadap warga. Pelaksanaan teknologi digital pada pelayanan pemerintahan dapat disebut juga dengan E-Government. Pelayanan dengan penggunaan teknologi diharapkan mempengaruhi organisasi di kecamatan kenjeran. Perubahan sistem ini dapat mempengaruhi sumber daya manusia karena pada dasarnya perubahan sistem dapat merubah manajement suatu organisasi, dengan demikian, organisasi memerlukan konsep migrasi atau perubahan melalui pembentukan manajemen organisasi yang baru. Risiko penerapan teknologi digital mengarah pada pergeseran tanggung jawab dan resistensi karyawan, sehingga perubahan yang terjadi perlu diselaraskan dengan budaya dan dikomunikasikan. Maka dari itu dalam penelitian ini menganalisis bagaimana petugas pelayanan publik dalam pemanfaatan teknologi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakadi Kecamatan Kenjeran. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya aktor-faktor yang dapat mempengaruhi penggunaan teknologi dalam organisasi.
Copyrights © 2023