Telah dilakukan pemodelan reservoir menggunakan software Tough2 dengan data sintetik, berupa data permeabilitas dan pororsitas. Dimana terdiri dari 4 lapisan, yaitu lapisan overburden, lapisan clay caps, lapisan recharge area + lapisan reservoir (berada pada lapisan yang sama), dan lapisan basement dengan tujuan untuk menganalisa sensitivitas panas, serta untuk mencari kondisi natural state (natural state merupakan kondisi setimbang, yaitu dimana kondisi tekanan, temperatur dan kondisi reservoirnya tidak berubah terhadap waktu).Dari hasil pemodelan reservoir oleh Tough2 didapat bahwa kondisi natural state selama 2,20857E+4 tahun, dimana terjadi penurunan suhu dari kondisi natural state tanpa sumur produksi berbanding kondisi natural state dengan sumur produksi, dimana suhu pada saat kondisi natural state tanpa sumur produksi sebesar 245OC dan suhu pada saat kondisi natural state dengan sumur produksi sebesar 235OC pada kedalaman 1350 m. Sedangkan untuk penggunaan rate 20 kg/s, 25 kg/s, 30 kg/s dan 35 kg/s untuk melihat sensitivitas heat nya, didapatkan bahwa semakin besar nilai rate yang dipakai dalam suatu sumur produksi, maka akan menurunnya nilai temperatur di sumur produksi tersebut.
Copyrights © 2013