Sungai Jenes merupakan salah satu sungai di Kota Surakarta yang perairannya tercemar akibat buangan limbah industri yang dibuang begitu saja tanpa dilakukan pengelolaan. Hal tersebut salah satunya dikarenakan biaya penanganan limbah cair dari industri batik yang cukup tinggi, sehingga masih menjadi kendala terbesar bagi usaha kecil menengah untuk mengelola hasil produksi limbah cair tersebut. Kondisi perairan Sungai Jenes yang tercemar dapat berdampak pada ekosistem sungai dan masyarakat sekitar. Selain itu juga dikhawatirkan akan memberikan pengaruh terhadap sumur udara warga yang letaknya berdekatan dengan sungai tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air di Sungai Jenes dan pengaruhnya terhadap kualitas air tanah warga di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Surakarta. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung ke lapangan. Sementara itu, metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perairan Sungai Jenes telah mengalami pencemaran dengan kategori tercemar berat dan nilai dari parameter yang diambil menunjukkan telah melebihi standar mutu baku. Sementara itu, pada hasil analisis parameter kualitas air tanah seperti suhu, kekeruhan, Total Padatan Terlarut (TDS), pH dan Oksigen Terlarut(DO) masih memenuhi standar baku mutu yang telah ditetapkan pada PERMENKES No 32 Tahun 2017, sehingga pencemaran pada Sungai Jenes tidak memberikan pengaruh pada kualitas air tanah sekitarnya.
Copyrights © 2023