Banyak penelitian tentang pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua, tetapi masih belum banyak penelitian yang memetakan tren topik penelitian ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tren penelitian pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Jenis penelitian ini adalah analisis bibliometrik. Instrumen pengumpulan data adalah aplikasi Publish or Perish untuk menjaring metadata dari Google Scholar pada 2013-2022. Analisis data dilakukan berdasarkan indikator kuantitas, kualitas, dan struktural dengan aplikasi VOSviewer. Temuan menunjukkan sembilan klaster penelitian, yaitu (1) pembelajaran bahasa Indonesia dan outcome, (2) pelajar bahasa Indonesia dan model pembelajaran, (3) pemerolehan bahasa, (4) analisis kesalahan berbahasa dan praktik berbahasa, (5) teknologi dan multimedia dalam pembelajaran, (6) kearifan lokal, (7) pembelajaran bahasa kedua selama pandemi, (8) penilaian autentik, dan (9) guru. Selama 2013—2016, jumlah publikasi mengalami naik-turun, sedangkan pada 2017 mengalami peningkatan hingga 2020. Tahun 2021 mengalami penurunan, tetapi 2022 meningkat. Kepadatan penelitian menunjukkan tren tentang pembelajaran bahasa kedua, guru, dan outcome. Model pembelajaran adalah topik yang paling populer berdasarkan artikel yang paling banyak disitasi. Jumlah co-authorship terbatas pada sembilan penulis saja. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tren penelitian pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua menunjukkan adanya dinamika dan perubahan, tetapi belum ada tren baru setelah tahun 2021.
Copyrights © 2023