Makalah ini membahas tentang otomatisasi sistem untuk identifikasi ukuran obyek abnormal pada citra otak manusia. Untuk dapat melakukan identifikasi terlebih dahulu harus melakukan proses deteksi. Deteksi dilakukan menggunaan operasi substract, segmentasi watershed dengan metode disk filter, dan operasi morfologi. Fungsi morfologi yang digunakan adalah fspecial dan imfilter. Untuk melakukan marker pada latar depan, operasi morfologi yang dikerjakan adalah opening by reconstruction (dengan fungsi strel, imopen, imerode, imreconstruct). Sedangkan untuk identikasi ukuran dilakukan dengan menghitung jumlah piksel citra hasil deteksi. Citra yang dibutuhkan adalah citra otak normal dan beberapa citra otak abnormal dengan lokasi yang berbeda-beda dalam bentuk 2D. Dari citra yang sudah diujicoba, sistem dapat mendeteksi dan mengidentifikasi dengan baik ukuran citra abnormal..
Copyrights © 2011