Laporan Programme for International Student Assessment (PISA) dalam kurun waktu 2000-2018 mencatat, terdapat 27% siswa sekolah dasar di Indonesia memiliki tingkat literasi yang rendah. Jika dilihat secara detail didalam laporan tersebut, terlihat bahwa kemampuan membaca siswa pedesaan 24 point dibawah siswa di wilayah perkotaan, Sebagai upaya untuk meningkatkan literasi siswa pedesaan, maka kegiatan pengabdian ini dilakukan pada siswa kelas 6 SDN 1-4 Desa Kedoyo Kabupaten Tulungagung. Metode kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pembelajaran intensif terkait literasi selama 14 hari memanfaatkan waktu setelah pulang sekolah. Terdapat 80 siswa yang mengikuti pembelajaran intensif ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui tiga tahapan, pertama melakukan pre-test literasi didasarkan dari standard pisa. Kedua melakukan perencanaan dan implementasi materi pembelajaran intensif. Ketiga melakukan post-test. Hasil pre-test literasi menggunakan standard pisa menunjukkan bahwa 54,27% siswa dari 80 siswa yang ikut program ini masih dibawah level kompetensi yang dipersyaratkan. Solusi yang diberikan oleh tim pengmas adalah dengan memberikan pembelajaran intensif bagi siswa. Hasil kegiatan ini memberikan gambaran bahwa dari 54,27% siswa yang memiliki nilai berkategori kurang, telah turun menjadi 21,32%. Hal ini memberikan kesimpulan bahwa pemebelajaran intensif dapat meningkatkan tingkat literasi siswa
Copyrights © 2023