Jurnal Eksakta Kebumian
Vol. 2 No. 4 (2021): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)

EVALUASI PENGGUNAAN AERATED DRILLING PADA SUMUR “BHT” LAPANGAN PANAS BUMI

Hanny Oktori Hutabarat (FTKE, Universitas Trisakti)



Article Info

Publish Date
01 May 2023

Abstract

AbstrakEvaluasi pemboran aerasi pada sumur directional “BHT” lapangan panas bumi yang mengalami kehilangan sirkulasi total (TLC) pada trayek 12,25” dengan kedalaman TLC 6387,5 ft MD. Diketahui dari data operasi pemboran bahwa laju alir lumpur-udara yang digunakan sebesar 800 gpm dan 1200 scfm dengan tekanan bawah sumur saat sirkulasi (BHCP) dan tekanan sumur saat berhenti sirkulasi (BHSP) yang dihasilkan sebesar 1798,90 psi, dan 1746,17 psi. Data tekanan fluida formasi yang didapatkan dari P&T survey sebesar 849 psi menandakan terjadi kondisi overbalance yang menyebabkan total lost circulation. Evaluasi yang digunakan dengan metode gas liquid rate window (GLRW) oleh Buyon Guo dan Ghalambor menghasilkan laju alir lumpur-udara yang optimum dengan menurunkan laju alir lumpur menjadi 380 gpm dan menaikkan laju injeksi udara menjadi 2200 scfm, menghasilkan BHCP dan BHSP sebesar 774,9 psi dan 674,75 psi, dan menyebabkan kondisi menjadi underbalance.Kata kunci: aerasi, underbalance, hilang sirkulasi, BHCP, BHSP. AbstractEvaluation of aerated drilling in “BHT” directional well, geothermal field that suffered total circulation loss (TLC) on 12.25"trajectory at depth of TLC 6387.5 ft MD. It is known from the drilling operation data that the gas-mud flow rate is used amounted to 800 gpm and 1200 SCFM with Bottom Hole Circulating Pressure (BHCP) is 1798.90 PSI and Bottom Hole Static Pressure (BHSP) is 1746.17 psi. The formation fluid pressure from the P&T survey is 849 psi signifies an physics condition that leads to total lost circulation. The evaluation used with the gas Liquid Rate window (GLRW) method by Buyon Guo and Ghalambor produce the optimum air-slurry flow rate by lowering the flow rate of mud to 380 gpm and raising the air injection rate to 2200 scfm, resulted in BHCP and BHSP amounted to 774.9 psi and 674.75 psi, and caused the condition to be underbalance.Keywords: aerated, underbalance,loss circulation, BHCP, BHSP

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jek

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Energy Materials Science & Nanotechnology

Description

Merupakan wadah untuk mempublikasikan karya tulis Teknik Perminyakan, Teknik Geologi dan Teknik Pertambangan. Karya tulis ilmiah yang dipublikasikan diharapkan dapat menjadi referensi perkembangan teknologi ...