JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
Vol 7, No 2 (2023): April

EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA SEBAGAI UPAYA PENURUNAN ANGKA ANEMIA PADA WANITA USIA SUBUR USIA 15-24 TAHUN

Tan Mike Pratiwi (Prodi Kebidanan, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.)
Noviyati Rahardjo Putri (Prodi Kebidanan, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.)



Article Info

Publish Date
09 Apr 2023

Abstract

Abstrak: Sebanyak 48.9% remaja putri di Indonesia mengalami anemia pada tahun 2018. Anemia ini dapat menyebabkan menurunnya kesehatan reproduksi, kecerdasan terhambat, menurunnya perkembangan motoric dan mental, menurunnya prestasi belajar, tinggi badan tidak dapat tercapai maksimal, dan menurunnya tingkat kebugaran. Anemia merupakan keadaan turunnya jumlah masa eritrosit yang ditandai dengan turunnya kadar hitung eritrosit, hematocrit, dan hemoglobin. Anemia diperkirakan terjadi pada lebih dari 30% penduduk di dunia dan sebesar 48.9% remaja putri di Indonesia mengalami anemia pada tahun 2018. Anemia pada remaja dapat menyebabkan menurunnya kesehatan reproduksi, kecerdasan terhambat, menurunnya perkembangan motoric dan mental, menurunnya prestasi belajar, tinggi badan tidak dapat tercapai maksimal, dan menurunnya tingkat kebugaran. Pengetahuan sangat penting untuk membentuk perilaku seseorang terutama dalam pencegahan anemia. Pengetahuan yang baik mengenai anemia maka akan berdampak baik pada cara bertindak dan pencegahan terjadinya anemia. Penyuluhan merupakan salah satu upaya perubahan perilaku manusia yang dilakukan melalui pendekatan edukatif. Tujuan dari kegiatan ini yaitu agar wanita usia subur, khususnya di usia 15-24 tahun, dapat mengidentifikasi dini anemia dan mencegah terjadinya anemia. Metode dari kegiatan ini berupa penyuluhann kepada mahasiswi. Jumlah mitra yang menjadi sasaran adalah 10 mahasiswi yang tergolong wanita usia subur pada mitra remaja Masjid Sabilarasyad. Hasil yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan mahasiswi mengenai anemia dengan presentase hasil pretest yang dikategorikan berpengetahuan baik 60% dan berpengetahuan cukup 40% setelah dilakukan penyuluhan didapatkan presentase hasil posttest dengan kategori berpengetahuan baik 100%. Abstract: As many as 48.9% of young women in Indonesia experienced anemia in 2018. This anemia can lead to decreased reproductive health, stunted intelligence, decreased motor and mental development, decreased academic achievement, non-maximum height, and decreased fitness levels. Counseling is an effort to change human behavior through an educative approach. The aim of this activity is for women of childbearing age, especially those aged 15-24 years, to identify anemia early and prevent it from occurring. The method of this activity is counseling. The number of partners who were targeted were 10 female students who were classified as women of childbearing age at the Sabilarasyad Mosque youth partners. The results achieved were an increase in female students' knowledge about anemia with the percentage of pretest results categorized as well knowledgeable 60% and sufficiently knowledgeable 40% after the counseling was carried out the percentage of posttest results was categorized as well knowledgeable 100%.  

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jmm

Publisher

Subject

Other

Description

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research ...