Penilaian kesiapsiagaan bencana kebakaran yang diukur melalui tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan sangat penting agar dapat meminimalisir risiko jika terjadi kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan civitas akademika dalam menghadapi ancaman bencana kebakaran. Metode penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan analisis data secara kuantitatif dengan menggunakan Program SPSS. Sampel penelitian ini adalah civitas akademika Universitas X diantaranya diambil sampel penelitian dengan jumlah 55 orang mahasiswa, 30 orang dosen dan 15 orang staff. Hasil penelitian tingkat pengetahuan seluruh civitas akademika mengenai kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kebakaran menunjukkan hasil dengan frequensi paling tinggi kategori sedang dengan prosentase 63,3% untuk dosen, dan 66,7% untuk mahasiswa, dan di 72,7% untuk staff, jadi dapat dikatakan bahwa civitas akademika memiliki tingkat pengetahuan mayoritas adalah sedang, dan pengetahuan tentang aplikasi bencana juga tergolong sedang, sedangkan sikap dan kepedulian seluruh civitas akademika terhadap risiko kebakaran menyatakan sangat setuju dengan kebijakan, peraturan yang akan dibuat, sehingga dapat disimpulkan bahwa kesiapsiagaan bencana kebakaran pada civitas akademika masih kurang. Diperlukan komitmen bersama antara manajemen dan anggota institusi untuk memperkuat pengetahuan dan penerapan kesiapsiagaan bencana kebakaran
Copyrights © 2023