Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sumbangan efektif work family conflict terhadap stres kerja pada ibu yang bekerja di industri manufaktur. Metode analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi linier. Skala yang digunakan adalah Skala Work Family Conflict dari Parasuraman & Simmers, dan Skala Stres Kerjadari Robbins & Judge. Populasi adalah ibu di Tunjungharjo yang bekerja di pabrik/manufaktur . Teknik pengambilan sampel menggunakan kuesioner dengan skala likert . Jumlah sampel 30 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa work family conflict pada ibu yang berperan ganda, bukanlah prediktor terhadap stres kerja. Hal ini disebabkan oleh kuatnya budaya kekerabatan di pedesaan, sehingga ketika ibu bekerja, warga lainnya ikut memerhatikan keluarga di rumah, berbeda dengan work family conflict terhadap stres kerja ibu yang berperan ganda dan tinggal di perkotaan. Penelitian ini menyarankan pentingnya menjaga nilai budaya kekerabatan di pedesaan sekaligus pentingnya pendampingan pola asuh bagi ibu-ibu yang menitipkan anaknya pada keluarga lain yang berbeda. Kata Kunci: work family conflict, stres kerja, budaya pedesaan
Copyrights © 2023