Penelitian ini bertujuan menyajikan peta permukiman eksisting, mengkaji kesesuaian klasifikasi lahan pemukiman, dan membandingkan hasil kecocokan lahan pemukiman dengan pemukiman yang ada di kawasan peri urban Kota Banda Aceh. Permen PU NO.41/PRT/M/2007 adalah teknik skoring yang digunakan untuk analisis spasial. Kecamatan dengan luas pemukiman terluas adalah Kecamatan Darul Imarah dengan luas 1.336,82 ha, dan kecamatan dengan luas pemukiman terendah adalah Kecamatan Krueng Barona Jaya dengan luas 479,04 ha. Kelas kecocokan lahan perumahan dibagi menjadi lima interval: S1 (sangat selaras) adalah 13-26, S2 (sangat selaras) adalah 27-40, S3 (sesuai marginal) adalah 41-54, N1 (tidak selaras sekarang) adalah 55-68 , dan N2 (tidak cocok secara permanen) adalah 69-82. Dari hasil kecocokan pada lahan permukiman kawasan peri urban Kota Banda Aceh yaitu lahan pemukiman Kecamatan Baitussalam secara keseluruhan masuk dalam kelas S1, Kecamatan Darul Imarah masuk dalam kelas S1, S2, S3, dan N1, Kecamatan Peukan Bada masuk kelas S1, S2, S3, dan N1, Kecamatan Darussalam masuk kelas S1, S2, S3.
Copyrights © 2023