Limbah cair medis rumah sakit dapat dianggap sebagai mata rantai penyebaran penyakit menular karena mengandung berbagai bahan kimia beracun dan benda tajam yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Maka dari itu diperlukan pengolahan limbah rumah sakit yang baik. Penelitian ini melakukan uji desinfeksi air limbah Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta dengan menggunakan kombinasi radiasi sinar ultraviolet dan Hidrogen Peroksida (H2O2). Metode dalam penelitian ini adalah pengujian dengan analisis laboratorium dengan parameter uji total coliform. Desinfeksi penelitian ini menggunakan hidrogen peroksida dengan variasi konsentrasi hidrogen peroksida yaitu 0%; 0,01%; 0,1%; 0,5%; 1% dan lampu UV-C 5 watt dengan variasi waktu kontak 5, 10, 15, dan 20 menit. Dari data tersebut diperoleh hasil analisis laboratorium pada waktu penyinaran sinar ultraviolet selama 5 menit jumlah bakteri total coliform yaitu 1600 MPN/100mL. Penyinaran ultraviolet selama 10 menit menurunkan jumlah bakteri coliform hingga 140 MPN/100mL. Penyinaran sinar ultraviolet selama 15 menit mampu menurunkan jumlah bakteri total coliform sebesar 70 MPN/100mL. Pada perlakuan penyinaran ultraviolet selama 20 menit didapat hasil bakteri total coliform turun hingga kadar 23 MPN/100mL. Hasil analisis dari kombinasi antara UV-C dengan Hidrogen Peroksida menunjukkan hasil yang sangat rendah yaitu >2 MPN/100mL. Hal ini menunjukkan keefektifan kinerja antara UV-C dan Hidrogen Peroksida.
Copyrights © 2023