Hasil evaluasi SPBE 2019 menunjukan bahwa aspek kelembagaan sebuah Kabupaten, yang mana salah satu indikatornya adalah inovasi proses binis terintegrasi mendapatkan nilai 2,00, yang artinya belum dapat macapai kategori baik, sehingga perlu dilakukan analisis mengenai proses bisnis di salah satu pemerintahan kabupaten yang ada di Indonesia ini. Penelitian yang dilakukaan berjenis kualitatif deskritif dengan purposive sampling sebagai teknik yang digunakan dalam pemilihan responden. Hasil yang didapatkan yaitu penyebab dari rendahnya tingkat kematangan inovasi proses bisnis terintegrasi Kabupaten disebabkan oleh penetapan proses binsis yang belum dilakukan oleh seluruh OPD di pemerintahan Kabupaten, sehingga proses bisnis yang dijalankan belum memiliki kekuatan yang mengikat. Penetapan SOP seluruh OPD serta mengevaluasi kembali SOP yang manual dapat meningkatkan kapabilitas inovasi proses binis terintegrasi sehingga proses operasional menjadi lebih unggul dan efektif.
Copyrights © 2021