JURNAL ISTEK
Vol 8, No 2 (2014): ISTEK

APLIKASI PROSES POISSON PERIODIK (STUDI KASUS: ANTRIAN NASABAH BANK BRI)

Rini Cahyandari (Jurusan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jl. AH. Nasution 105 Cibiru Bandung, 40614)
Agus Tinus Setianto (Jurusan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung Jl. AH. Nasution 105 Cibiru Bandung, 40614)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2015

Abstract

Pada umumnya aplikasi proses Poisson mengasumsikan bahwa banyaknya kejadian pada suatu interval waktu yang panjangnya t dan tidak saling tumpang tindih, memiliki distribusi yang sama. Sehingga laju kejadian yang dinotasikan dengan dianggap konstan, dan prosesnya dinamakan proses Poisson homogen. Akan tetapi, sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari bahwa laju kejadian konstan sebenarnya kurang tepat dikarenakan laju kejadian biasanya berupa fungsi dari waktu t yang disebut dengan fungsi intensitas dan prosesnya dinamakan proses Poisson nonhomogen. Selanjutnya, pada contoh kasus kedatangan pelanggan, fungsi intensitasnya lebih tepat dianggap fungsi periodik sehingga prosesnya dinamakan proses Poisson periodik. I Wayan Mangku (2002) secara teoritis telah menemukan estimator yang berguna untuk menduga , fungsi intensitas global dan periodenya secara non parametris karena bentuk fungsinya tidak diketahui. Dalam aplikasi proses Poisson periodik permasalahan yang timbul adalah bagaimana menduga karakteristik-karakteristik proses Poisson periodik seperti fungsi intensitas , fungsi intensitas global yang merupakan laju rata-rata keseluruhan, dan periode. Sebagai studi kasus, akan diambil data antrian nasabah bank BRI Cabang Ujung Berung Bandung, di mana pengamatan dilakukan selama 2 hari dan sistem yang digunakan yaitu sistem pelayanan empat loket ( Single Channel Multiserver)

Copyrights © 2014