Gudang menyediakan porsi besar untuk mendukung kinerja perusahaan yang bergerak di bidang logistik. Peningkatan daya saing dapat dilakukan melalui pengelolaan gudang. Kondisi pola penyimpanan dan penyusunan barang yang dilakukan secara acak dan kurang teratur akan mengakibatkan terjadinya penumpukkan barang ataupun tercampurnya barang-barang di dalam satu slot rack. Sehingga, kondisi tersebut akan mengakibatkan waktu pencarian yang lebih lama. Kajian ini akan membahas mengenai analisis penyimpanan dan penempatan barang pada PT Bintang Dagang Internasional (Haistar) Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan menggunakan pengambilan data menggunakan metode observasi, dan interview. Hasil analisis menunjukkan penyimpanan dan penempatan barang di PT Bintang Dagang Internasional (Haistar) telah menggunakan WMS (Warehouse Management System) dan DDC (Daily Cycle Count) walaupun sistem tersebut belum dilakukan secara maksimal, tetapi hal tersebut tidak menganggu persediaan barang di gudang sehingga pengiriman barang-barang baik pangan maupun non pangan ke konsumen selama masa pandemi selalu tersedia dan dapat terkirim secara cepat ditangan konsumen dengan kondisi yang baik dan bagus. Apalagi metode penyimpanan barang-barang di PT Haistar Surabaya mempergunakan “FIFO” dan sudah melalui proses quality control (QC) sehingga barang-barang tersebut selalu dalam kondisi yang baru.
Copyrights © 2022