Kinerja suatu proyek pada umumnya dijadikan tolak ukur terhadap keberhasilan maupun kegagalan pekerjaan konstruksi. Dalam proses pelaksanaan sebuah proyek konstruksi sering dihadapkan pada permasalahan yaitu terjadinya perubahan desain pada masa pelaksanaan konstruksi. Permasalahan yang timbul akibat perubahan desain proyek konstruksi adalah terganggunya kinerja pelaksanaan konstruksi, meningkatnya biaya pelaksanaan (cost overruns) dan keterlambatan waktu pelaksanaan (delay). Untuk mengetahui performance proyek dari sisi biaya dan jadwal pada suatu waktu, memprediksi biaya untuk menyelesaikan proyek serta memprediksi waktu untuk menyelesaikan proyek setelah evaluasi dengan menggunakan Metode Nilai Hasil (Earned Value Method). Penelitian ini mengambil studi kasus Proyek Pembangunan Flat Dalmas Polda SulSel, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu pelaksanaan konstruksi akibat adanya perubahan desain. Tahap penelitian ini adalah menentukan lokasi penelitian, mengumpulkan data primer dan sekunder berupa wawancara, Rencana Anggaran Biaya, laporan progres mingguan dan pelaporan keuangan, dianalisis dengan Metode Nilai Hasil (Earned Value Method). Hasil analisis didapatkan pada saat pelaporan Minggu ke - 20 nilai Indeks Kinerja Jadwal sebesar (SPI) 0,81 < 1 dan nilai Indeks Kinerja Biaya (CPI) > 1.012651, berati pelaksanaan lebih lambat dan biaya pelaksanaan secara keseluruhan lebih kecil dari rencana. Perkiraan biaya pada akhir proyek Rp. 40.356.033.364,08,- dan perkiraan waktu untuk menyelesaikan proyek 35 Minggu.
Copyrights © 2022